Manusia ketika sedih akan mengalami 5 stage of grieving, memahami ini akan membantu anda terhindar dari menjawab curhatan sseorang dengan "masih mending kamu...., ah cuma begitu...., dih lemah....",dan pastinya kita yang curhat kesal bukan?
Lalu bagaimana cara yang tepat? dan apa saja stepnya? mari kita simak!!
1. Denial = menyangkal
Fase ini akan di tandai dengan kalimat "ini ngga mungkin terjadi,ngga mungkin ! ". Ketika dalam fase ini,si pelaku tidak bisa di dekati, biarkan saja dulu. Temani dan amati biar tidak kelewatan.
Fase ini akan di tandai dengan kalimat "ini ngga mungkin terjadi,ngga mungkin ! ". Ketika dalam fase ini,si pelaku tidak bisa di dekati, biarkan saja dulu. Temani dan amati biar tidak kelewatan.
2. Anger = marah
Fase ini adalah ketika pelaku agresif, marah dan melampiaskan emosi. Ini wajar, di fase ini biarkan dia meluapkan emosinya, tetapi harus tetap di temani dan di amati. Menganggu pada fase ini akan membuat pelaku kehilangan kepercayaan kepada anda.
Fase ini adalah ketika pelaku agresif, marah dan melampiaskan emosi. Ini wajar, di fase ini biarkan dia meluapkan emosinya, tetapi harus tetap di temani dan di amati. Menganggu pada fase ini akan membuat pelaku kehilangan kepercayaan kepada anda.
3. Bargaining = Tawar menawar
Terjadi setelah fase Anger, biasanya di tandai dengan kalimat "andai saja aku datang lebih awal" disinilah telinga kita harus aktif, beri pelukan, Senyum, kasih minum dan jangan langsung memberi masukan, posisikan menjadi pendengar yg baik.
Terjadi setelah fase Anger, biasanya di tandai dengan kalimat "andai saja aku datang lebih awal" disinilah telinga kita harus aktif, beri pelukan, Senyum, kasih minum dan jangan langsung memberi masukan, posisikan menjadi pendengar yg baik.
4. Depresed = depresi
Fase ini adalah ketika si pelaku sudah tidak bisa meluapkan atau mengungkapkan 3 fase di atas dan biasanya di lalukan oleh orang yg rentan. Mereka akan menjauh dari lingkungan dan berusaha untuk menyendiri. Ketika sudah seperti ini, biarkan saja dulu, beri waktu 1 Minggu dan jangan paksa dia berbicara. Jangan lebih dari 2 Minggu karena kalau lewat 2 Minggu sudah masuk masalah kesehatan jiwa. Jadi peran kita adalah menjadi support system untuk meyakinkan kalau kita itu ada dan bisa menyembuhkan.
Fase ini adalah ketika si pelaku sudah tidak bisa meluapkan atau mengungkapkan 3 fase di atas dan biasanya di lalukan oleh orang yg rentan. Mereka akan menjauh dari lingkungan dan berusaha untuk menyendiri. Ketika sudah seperti ini, biarkan saja dulu, beri waktu 1 Minggu dan jangan paksa dia berbicara. Jangan lebih dari 2 Minggu karena kalau lewat 2 Minggu sudah masuk masalah kesehatan jiwa. Jadi peran kita adalah menjadi support system untuk meyakinkan kalau kita itu ada dan bisa menyembuhkan.
5. Acceptance = menerima
Fase ini adalah ketika pelaku sudah bisa menerima kenyataan, emosi cenderung stabil dan sudah mau berbicara dan menginginkan kehidupan normalnya seperti biasa. Ingat biasanya fase depresi dan acceptance itu tumpang tindih, jadi kita harus jeli. Salah sedikit bisa jatuh lagi.
Fase ini adalah ketika pelaku sudah bisa menerima kenyataan, emosi cenderung stabil dan sudah mau berbicara dan menginginkan kehidupan normalnya seperti biasa. Ingat biasanya fase depresi dan acceptance itu tumpang tindih, jadi kita harus jeli. Salah sedikit bisa jatuh lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan bijaksana